apa itu islam

Sempurnakan Wudhu

“Sempurnakan Wudhu”
Penulis : Ust. Fikrul Hafidz Rohimahullah
Sumber : Buletin Dakwah At-Ta’lim

Diantara masalah yang penting dalam ajaran agama islam adalah masalah yang berkaitan dengan thoharoh. Thoharoh (secara bahasa) adalah bersuci yaitu membersihkan diri dari hadats, kotoran, dan najis dengan cara yang telah ditentukan. Adapun (secara istilah) yaitu menghilangkan hadats, najis, dan kotoran dengan air atau tanah yang bersih.

“Tidak diterima sholat tanpa bersuci dan tidak diterima shodaqoh dari harta ghulul (harta rampasan perang yang belum dibagi)” (HR. Muslim)

Wudhu memiliki keutamaan yang amat banyak sehingga tidak layak bagi seorang muslim untuk menyepelekan masalah ini. Diantara keutamaannya adalah :
Wudhu merupakan sebab bersinarnya anggota wudhu seorang hamba pada hari kiamat nanti. Abu Huroiroh radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Rosulullah sholallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

“sesungguhnya umatku akan dipanggil pada hari kiamat dalam keadaan putih terang wajah, tangan dan kaki, karena bekas wudhu.” (HR Bukhori)

Wudhu dapat menjadi amalan yang bias memasukkan seorang hamba kedalam surga.
Wudhu dapat menjadi penghapus bagi dosa yang dilakukan seorang hamba (maksudya adalah dosa-dosa kecil, karena dosa yang besar tidak akan terhapus kecuali dengan taubat). Rosululloh shollallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :

“tidaklah seorang muslim, hadir untuk melaksanakan sholat wajib, kemudian membaguskan wudhunya, kekhusuannya, dan ruku’nya melainkan akan menjadi penghapus bagi dosa-dosanya selama bukan dosa yang besar”.(HR. Muslim)

Beberapa Kekeliruan Yang Nampak

  • Kurangnya ilmu

Banyak dari kaum muslimin yang beribadah tidak didasari dengan ilmu. Oleh karena itu banyak dari mereka yang terjatuh pada kesalahan baik dalam masalah bersuci, sholat, puasa, haji, dan lain-lain. Allah berfirman :

وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ إِلَّا رِجَالًا نُوحِي إِلَيْهِمْ ۚ فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

“maka bertanyalah kepada Ahli Dzikr (ahli ilmu) jika kamu tidak mengtahui”.

(QS. An-Nahl : 43)

Tidak membasuh tangan sampai siku.
Membasuh sebagian kaki dan meniggalkan sebagian yang lain.
Tidak berdoa setelah wudhu.
Semoga kita semua termasuk kedalam golongan orang-orang yang menyempurnakan wudhu sehingga ibadah sholat yang kita laksanakan menjadi lebih sempurna. Wallahu A’lam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *